syarat kambing aqiqah sesuai sunnah

Perlu Diketahui, Berikut Syarat Kambing Aqiqah Sesuai Sunnah dalam Islam

Hadirnya seorang bayi dalam kehidupan rumah tangga selalu dinantikan. Sunnah hukumnya bagi umat Islam untuk menggelar aqiqah sebagai luapan terima kasih pada Allah SWT atas lahirnya  sang bayi. Prosesi aqiqah dilakukan dengan menyembelih kambingnya. Pastinya, ada syarat kambing aqiqah sesuai sunnah yang wajib dipenuhi. Aqiqah dihukumi sunnah muakkad, benar-benar dianjurkan. Apa saja syarat kambing aqiqah yang disembelih sesuai sunnah? Berikut ulasan lengkapnya:

1. Umurnya Mencukupi

Aqiqah mempunyai syarat umur tertentu yang harus ditunaikan syaratnya dalam proses pemilihan kambing yang disembelih. Umur kambing yang bisa disembelih berjenis betina dan jantan minimal umurnya adalah satu tahun. Kambing atau domba yang disembelih adalah umurnya  paling sedikit harus berusia 6 bulan atau masuk tahun ke 7.

2. Tidak Cacat

Pastinya, penyembelihan kambing harus dalam kondisi sehat baik jasmani maupun rohaninya. Kambing tak diperbolehkan cacat seperti kakinya pincang, sangat kurus, mengidap kebutaan, gila, dan lainnya. Apabila ada kecacatan pada kambing, maka tidak memenuhi syarat. Maka, dari itu saat pemilihan kambing harus benar-benar diperhatikan.

REKOMENDASI »  Cara Memperbaiki Play Store yang Rusak Pada Android

3. Total Kambing yang untuk Acara Aqiqah

Syarat kambing aqiqah sesuai sunnah yang berikutnya yaitu jumlah atau total kambing atau domba yang disembelih. Islam mempunyai syarat yang berbeda dalam mengatur kambing aqiqah yang didasarkan pada jenis kelaminnya anak. pada ajaran Islam, satu ekor kambing ditunjukkan untuk bayi perempuan dan dua ekor kambing diperuntukkan bagi bayi laki-laki.

4. Wajib Memasaknya Dulu

Apabila daging kurban dibagikan mentah, maka pembagian daging aqiqah sebaliknya. Sebelum dibagi ke orang lain, daging kambingnya dimasak dulu. Tidak hanya itu, teknik pengolahan dalam memasaknya juga perlu diketahui dengan baik agar masakan yang dihasilkan bercita rasa lezat.

Tata cara Aqiqah Berdasarkan Syariat Islam

1. Waktu Dilaksanakannya Aqiqah

Umumnya, pelaksanaan aqiqah digelar pada hari ke 7, 14, atau 21. Namun, aqiqah boleh dilaksanakan berdasarkan kemampuan orang tua. Banyak orang yang tak mampu melaksanakannya saat bayinya masih kecil, maka aqiqah bisa digelar  kapan saja, bahkan ketika anak telah dewasa.

REKOMENDASI »  Menilik Amalan Agar Wanita Jatuh Cinta Tanpa Puasa dalam Islam

2. Penyembelihan Hewan Aqiqah

Usai memilih hewan aqiqah baik kambing atau domba yang didasarkan pada syariat Islam. Penyembelihan hewan aqiqah harus dilakukan dengan wajib membunuhnya secara baik supaya bisa mempermudah kematian hewan yang akan disembelih. Jangan lupa saat proses penyembelihan untuk membaca basmalah guna menyebut nama Allah dan memohon agar aqiqah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.

3. Pemberian Nama Anak dan Rambutnya Dicukur Ketika Prosesi Aqiqah

Nama diberikan untuk anak bertujuan supaya anak tumbuh menjadi soleh dan solehah sesuai harapan orang tuanya. Prosesi aqiqah dari memberi nama juga rambut anak dicukur dilakukan secara bersamaan. Rambut yang dicukur memulainya bisa dari kanan ke kiri atau rambut dicukur seluruhnya dengan rata. Selanjutnya , memberi nama bayi yang baik. Hal ini juga seperti yang dianjurkan Rasulullah.

4. Pembagian Hewan Aqiqah

Daging aqiqah dibagi pada tetangga juga kaum fakir miskin, bagi anggota keluarga yang mempunyai  acara juga diperbolehkan untuk memakan dagingnya. Sebelum membagi daging, Teknik pengolahan daging aqiqah juga penting diperhatikan bagi pemilik hajat.

REKOMENDASI »  Kelebihan Samsung Galaxy M21 yang harus Anda ketahui

5. Pembacaan Doa untuk Anak yang Diaqiqahi

Tata caranya aqiqah yang terakhir yakni membacakan doa bagi anak yang telah lahir ke dunia. Doa yang dipanjatkan meminta perlindungan pada Allah SWT agar anak dihindarkan dari gangguan setan,  maksiat, dan keburukan. Serta, memohon agar hidup penuh kebaikan, berakhlak terpuji, dan jadi ahli ilmu, dan harapan yang lainnya.

Itulah syarat kambing aqiqah sesuai sunnah yang dilengkapi dengan tata caranya aqiqah. Banyak keutamaan dari pelaksanaan aqiqah yang diperoleh anak. Tidak hanya itu, banyak doa yang didapat oleh bayi dari orang lain yang ikut berpartisipasi mendoakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *